Senin, Desember 5
Shadow

LSM Cobra Pertanyakan Kemana Saja Realisasi BOS di SDN Tanjung Putus

BENGKULU UTARA.TUBARSNEWS.COM- Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Consisten Bela Rakyat ( Cobra) yang diketuai oleh Alex Regent mempertanyakan kemana saja realisasi dana bos di Sekolah Dasar Negeri ( SDN) Tanjung Putus Kecamatan Kerkap selama tahun belakangan ini.

Menurutnya, penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) di 3 (tiga) tahun terakhir tahun 2019 s/d 2021 di SDN Tanjung Putus tentu menjadi pertanyaan besar. Sebab hampir setiap tahun dapat kucuran dana Bos kemana saja aliran yang sudah direalisasikan untuk pembelanjaan karna di SD tersebut tidak nampak ada perobahan.

” Kita ketahui bersama bahwa anggaran Bos yang dikucurkan oleh pemerintah terus menerus. Yang mana di peruntukan juga untuk perehapan ringan terhadap sekolah dan ada juga keperluan lainnya. Hal inilah yang harus kita ketahui tentunya ini adalah tugas kita bersama untuk melakukan pengontrolan,” kata Ketua LSM Cobra Alex Regent.

Berdasarkan hasil Investigasi di beberapa sekolah terutama SDN Tanjung Putus yang perlu mendapat pembinaan khusus dari Disdik terutama memungsikan semua Tim BOS di sekolah sebagaimana diatur dalam Permendikbud RI No.6 Tahun 2021 Tentang Juknis BOS Reguler Bab VI Pengelolaan dan Pelaporan, Bagian Kedua Paragraf 1 Pasal 20 tentang Tim BOS sekolah. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadinya penguasaan dana BOS oleh Kepala Sekolah. Jelas Alex kepada Media ini.

“ Saat kita investigasi ke Sekolah tersebut pihaknya mendapati sejumlah kejanggalan yang perlu dibenahi.” terang alex.

Tambah Alex, dengan adanya kejanggalan yang kita dapati dalam waktu dekat ini pihaknya tidak menutup kemungkinan akan layangkan surat resmi dari LSM kepada Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi penggunaan dana BOS puluhan bahkan ratusan juta rupiah yang masuk ke sekolah agar tepat guna.

Disamping itu isi surat LSM nantinya lanjut Alex, kita juga meminta salinan Rancangan Kerja dan Anggaran Sekolah ( RKAS ) dari tahun 2019 s/d 2021 guna menjadi dasar Monitoring atau Investigasi lanjutan dan hasilnya akan kami laporkan kembali ke dinas terkait dan jika ada indikasi korupsinya tentu akan dilaporkan juga ke APH, Tegas Alex.

“Ini harus dilakukan, sebab agar menjadi contoh yang baik kedepannya terhadap sekolah yang ada di kabupaten Bengkulu Utara. Sementara Kepala Sekolah yang lama saat ini baru satu bulan menjabat sebagai kepala Sekolah SDN yang berada di Desa Aur Gading, dengan jumlah murid yang lebih banyak dibandingkan dengan SDN Tanjung Putus,” Pungkas Alex. ( Jonbew)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.