Sabtu, Oktober 23
Shadow

Damkar Tanggamus  Sosialisasikan Nomor Call Center Supaya Masyarakat Gampang Jika Ada Kebakaran

TANGGAMUS.TUBARSNEWS.COM – Menyikapi keluhan warga tentang pentingnya layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Tanggamus dan belum diketahui secara luas oleh masyarakat tentang nomor Call Center Pemadam Kebakaran (Damkar), masyarakat berharap adanya sosialisasi dari pihak Damkar.

Seperti dikeluhkan oleh warga, bahwa Damkar Kabupaten Tanggamus masih menggunakan nomor call center pribadi, sementara keinginan masyarakat harus tersedianya call center yang stand by agar saat dihubungi bisa dengan mudah langsung respont.

“Mohon kepada dinas terkait agar segera mensosialisasikan dan mengaktifkan serta stand by nomor call center tersebut, agar bila terjadi kebakaran,masyarakat umum bisa dengan mudah menghubunginya. Sosialisasikan ke tingkat Kecamatan hingga Pekon jika perlu dipajang disetiap pos ronda agar masyarakat bisa menghubungi langsung,” kata warga kepada tim media ini.

Menanggapi keluhan masyarakat itu Kabid Trantibum Sat Pol PP Kabupaten Tanggamus menyatakan, akan segera mensosialisasikan pentingnya nomor call center pemadam kebakaran ke Kecamatan dan Pekon hingga masyarakat secara luas.

“Ya, kami akan segera mensosialisasikan melalui camat, kepala pekon dan masyarakat untuk memberikan nomor Call Center Damkar Tanggamus, agar masyarakat dengan mudah menghubungi damkar saat ada kejadian kebakaran,” ujar Ahmad Isnaini Kabid Trantibum Sat Pol PP Tanggamus, Kamis 3 Desember 2020.

Disela wawancara itu juga, Ahmad selaku Kabid Trantibum Sat Pol PP Kabupaten Tanggamus langsung menghubungi Asmuni selaku Kabid Damkar Tanggamus, via telephon selulernya.

“Nomor Call Center itu sudah disosialisasikan sebatas Camat dan Pekon,” jelas Asmuni, Kabid Damkar Tanggamus kepada Ahmad , melalui sambungan teleponnya.

Ahmad melanjutkan, kami akan segera memperbaiki kinerja anggota kami dan akan mensosialisasikan lagi kepada Kecamatan, Pekon, Pasar dan tempat keramaian lainnya, dan meminta Kabid Damkar agar sesegera mungkin mensosialisasikan hal tersebut.

Saat disinggung mengenai anggaran Resti (Resiko Tinggi) dan anggaran kesejahteraan di Damkar menurutnya saat ini memang sangat minim. Maka dari itu kami sudah usulkan kepada DPRD Kabupaten Tanggamus,” pungkasnya. (Kuteko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *