Wacana penyemprotan label “Keluarga miskin” masyarakat BU banyak mengundurkan diri terima bantuan

BENGKULU UTARA.TUBARSNEWS.COM -Pihak Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara terus menerus melakukan sosialisasi mengenai wacana penyemprotan label “Keluarga Miskin” di dinding depan rumah penerima Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) dan program lainnya seperti Program Keluarga Harapan ( PKH) ke Desa Desa melalui MusDes.

Maka kepala Desa dan dibantu perangkatnya serta pendamping dari Dinas Sosial untuk mendata secara detail serta melakukan pengimputan data yang valid agar program tersebut betul betul dirasakan oleh penerima manfaat dan tepat sasaran nantinya.Untuk itu kedepan tidak ada lagi kesalahan terhadap data serta data ganda dan masyarakat betul betul masuk kriteria penerima manfaat.Hal itu di utarakan Kadis Sosial Suwanto diruang kerjanya. Senin (6/1/2020)

” Kita tidak bisa main main,jika nanti masyarakat masih membandel dan pura miskin padahal mereka mampu beralasan bahwa itu merupakan rezeki.Maka akan dipasang logo di dinding rumahnya,” Jelas Suwanto.

Selain itu tambah Suwanto,setelah pihaknya terus menerus melakukan sosialisasi serta wacana akan dipasang logo di depan rumah,sekarang untuk wilayah Kabupaten Bengkulu Utara banyak melakukan mengundurkan diri sebagai penerima manfaat.Dari tahun sebelumnya bahwa Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 16 ribu orang lebih  penerima manfaat,setelah wacana labelisasi maka penerima manfaat banyak yang mengundurkan diri,sehingga total penerima program tersebut menjadi 14.900 orang.

” Setelah kita terus menerus lakukan sosialisasi maka banyak yang mundur.Sekarang angka kemiskinan Bengkulu Utara tergolong menurun dari tahun sebelumnya,” Pungkas Kadis Sosial.(Jonbew)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *