Penguna Jalan Keluhkan tumpukan material

BENGKULU UTARA.TUBARSNEWS.COM- Proyek Pembangunan drainase sepanjang jalan lintas Kemumu Kecematan Arma Jaya – Lubuk Durian Kecematan Kerkap yang bernilai miliaran rupiah, terkesan membahayakan bagi pengguna jalan baik kalangan pelajar maupun Penguna Jalan Umum.

Sebab, tumpukan material proyek seperti Batu,Pasir serta alat alat para pekerja menutupi hingga separuh badan jalan.Kondisi ini ditambah banyaknya galian tanah juga menambah licinya jalan pada saat hujan tiba.

Terpakainya badan jalan untuk meletakkan material proyek,terlihat jelas di Jalan Kemumu menuju Pematang Balam.Tumpukan batu Bujang dan pasir serta peralatan pekerja dibiarkan berserakan di badan jalan.Kondisi ini membuat gerah pihak Penguna jalan umum.

Dengan begitu,banyaknya warga mengeluhkan jika tumpukan material proyek drainase sangat mengganggu arus lalu lintas.Apalagi pada malam hari dan sepanjang jalan tersebut minimnya lampu penerangan jalan.

“Jalan ini jadi padat dan macet serta sempit lantaran tumpukan material,” Keluh Penguna Jalan dan warga sekitar.Minggu (8/12/2019)

Sambung Warga,Mengigat jalan ini satu-satunya akses lintas yang paling dekat Arga Makmur menuju Bengkulu.Sebab jalur tengah jembatan Tanjung Agung Palik dalam tahap pembangunan.

” Sekarang rame jalan kita ini,karna semua penguna jalan melalui jalur Kerkap – Lubuk Durian – Arga Makmur.Jalur tengah Jembatan TAP lagi dibangun,” Ujar Warga.

Sementara, ketika dikonfirmasi terhadap Camat Hulu Palik, Ir.Ali Amran menjelaskan,memang dirinya sudah mengetahui dan banyak juga warga yang mengeluh lantaran tumpukan material.Dan dirinya sudah pernah menyampaikan kepada para pekerja yang ada di lokasi supaya material dirapikan.

” Mas,tolong sampaikan kepada pemborong proyek ini. Agar tumpukan material tersebut lebih diperhatikan,karna banyaknya warga sekitar dan penguna jalan mengeluh dengan adanya tumpukan material memakan badan jalan,” Jelas Camat.

Camat menambahkan, rencananya besok kembali menugur para pekerja.Supaya tumpukan material secepatnya di rapikan,agar akses jalan tidak tergangu.

” Ya,rencana besok ku tegur lagi.Mengigat sangat mengganggu para penguna jalan,” Singkat Camat. (Jonbew)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *