Senin, Januari 17
Shadow

Miris…!! Melihat Nenek Tua Renta Mencari Kardus Botol di Tumpukan Sampah

TANGGAMUS.TUBARSNEWS.COM – Pasar merupakan salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur tempat usaha menjual barang, jasa, dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang, Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat, Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian, Ini adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran, namun nampaknya berbeda dengan Pasar Talang Padang terlihat sangat memperihatinkan dan aroma tidak sedap. Selasa (9/2)

Seperti tumpukan sampah terlihat menggunung dilingkungan pasar Talang Padang tepatnya di Samping Indomaret.

Namun hal ini nampak ada yang berbeda, ada nenek-nenek Tua tepat nya pas tinggal di deket sampah, Menurut keterangan warga”, Nenek tua tersebut tinggal disitu, dan keseharian nya dagang kecil kecilan dan menyambi mulung mencari rongsokan”, Ujar warga.

Sampai terbitnya berita ini pihak dari Camat, Dinas Sosial serta Lingkungan Hidup belum bisa di konfirmasi kan. Tim
Disampaikan kurdi(43) warga talpa yang biasa melintasi pasar talang Padang ,sangat disayangan jika melihat kondisi sampah seperti itu,terkesan tidak ada pemeliharaan dalam kebersihan sampah di area pasar talang padang.

” Kiranya pihak pihak yang berwenang di Pasar Talang Padang bisa lebih memperhatikan hal kebersihannya,” kata Kurdi Selaku warga.

Menrut Sarip Nenek tersebut nggak dagang lagi dan cuma mencari sampah kalau ada yang dapat di jual seperti Kardus botol dll’ Katanya.

Lanjutnya,selain menimbulkan aroma tidak sedap akibat bertumpuknya sampah,terlihat juga ada sebuah rumah seorang nenek yang tinggal disitu yang kesehariannya dagang kecil kecilan dan menyambi mulung.untuk menyambung hidup

“Yaa benar,rumah Nenek tersebut ada disitu.jika melihat kondisi tumpukan sampah seperti itu dan menimbulkan aroma tidak sedap tentunya sangat menggangu di kediaman rukah nenek.bahkan nenek itu pernah mengeluhkan adanya aroma yang tidak sedap apalagi saat musim penghujan, “kapan ya bisa hidup seperti kebanyakan orang”pungkas nya. ( Eko )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *