Sabtu, Oktober 23
Shadow

Louncing PTM,Tim Gugus Tugas Covid19 Monitoring Kecamatan Hingga Sekolah

TANGGAMUS.TUBARSNEWS.COM-Tim gugus tugas Covid19 kabupaten Tanggamus yang diwakili KADIS Kominfo Drs.Sabaruddin, Kepala Satuan Pelaksana layanan Pendidikan ( KSPLP ) Dra. Hj.Indrawati, M.Pd. Kec. Talang Padang serta Sekretaris Camat ( Sekcam ) Talang Padang Ubaidillah.Rabu 8/9/21

Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid19 menjelaskan dari hasil monitoring Kecamatan talang Padang jumlah sekolah PAUD, SD sampai SMP itu ada 61 sekolah dari monitoring serta Asesmen dinas pendidikan yang di usulkan baru 36 sekolah besok akan diadakan launching PTM dan sisa sekolah yang belum mendapat izin PTM akan dilaksanakan setelah seluruh tenaga pengajar dan kepala sekolah mendapatkan vaksinasi. kita sudah di level 3 zona oranye. PTM terbatas baru 50% dari hasil monev kesiapan SDN 4 Talangpadang sudah 80% Tinggal persiapkan bangku harus berjarak 1,5 meter per siswa dan perlengkapan UKS untuk obat obatan harus di sediakan serta besok persiapan anak masuk sekolah di gerbang di tata jangan sampai ada penumpukan ujar Sabarudin

Kepala sekolah SDN 4 Talangpadang Wira Zaki menjelaskan mengucapkan terimakasih atas kehadiran tim monitoring tim gugus tugas percepatan penangulangan dalam hal ini kadis Kominfo Sabarudin. Yang telah memilih sekolahan kami menjadi sampel pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di kecamatan Talangpadang untuk itu kami akan meningkatkan lagi kedisplinan dewan guru dan kebersihan lingkungan sekolah. Harapan kami kedepan dengan ada nya monitoring ini dewan guru lebih tertata lagi kedisplinan nya serta sekolah bisa bekerja sama dengan komite dan wali murid. Kesiapan sudah 80% tinggal menyusun bangku siswa sesuai SOP 1,5 meter jarak persiswa

Iyan selaku wali murid menyabut dengan gembira tentang kabar PTM ini dan berterima kasih dengan pemerintah kabupaten Tanggamus telah mengizinkan tatap muka karena pembelajara selama ini daring atau luring sangat tidak efektif dan anak anak tidak terkontrol banyak tidak mengikuti pelajaran asik bermain sedangkan apabila tatap muka anak anak lebih terkoodinir langsung dengan wali kelas nya tidak banyak bermain nya. Kami sangat mendukung program tatap muka ini pungkas nya.(Eko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *