Keterlaluan..!! Beranikah Pejabat Berwenang Pangil Kades Talang Rendah

oleh -122 Dilihat
oleh

TUBARSNEWS.COM-Dugaan Korupsi Dana Desa santer terdengar di berbagai daerah. Kepala Desa yang jadi tumpuan masyarakat untuk melakukan berbagai kebijakan yang mampu membangun desa menjadi maju dan berkembang agar tercipta kesejahteraan Masyarakat Desa, acapkali justru melakukan penyimpangan-penyimpangan dalam mengelola dana desa.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Talang Rendah, Kecamatan Hulu Palik, Kabupaten Bengkulu Utara.

Carut marut anggaran dana desa yang dapat dikategorikan tindak pidana korupsi, diduga dilakukan oleh Kepala Desa Talang Rendah.

Hal ini dinilai dari mulai penolakan pihak kecamatan Hulu Palik terkait pengadaan ayam kampung yang terkesan tidak masuk secara logika harga. Adapun harga sebesar Rp 50 ribu rupiah per ekor ayam kampung, harga seperti itu sudah termasuk indukan ayam bukannya seperti yang dibagikan oleh Kades Talang rendah beberapa hari belakangan ini hanya anak ayam, tapi harga seperti indukan ayam.

Informasi didapat Awak Media ini, dugaan tindak pidana korupsi atau penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Kepala Desa Talang Rendah bukan hanya pengadaan ayam seperti yang tengah viral dikalangan masyarakat terkait santernya pemberitaan akhir akhir ini.

Plat dekker

Akan tetapi ditahun 2023 lalu, Kepala Desa Talang Rendah juga sudah membuat bangunan fisik berupa plat deker. Hal itu juga terkesan curang, di mana material batu yang dibangun itu diambil dilokasi sekitar alias galian c ilegal dan ada juga pembangunan buka badan jalan lingkungan itu juga patut menjadi sorotan.

Karena anggaran DD adalah hak masyarakat secara mutlak untuk melakukan pembangunan. Maka lakukan hal-hal sebagaimana mestinya, jangan ada yang melenceng, harapan warga setempat yang engan disebut namanya.

” Harapan kami selama ini dengan bergantinya Kepala Desa membawa kemajuan desa yang lebih baik. Justru bukannya lebih baik malah semakin parah, ” sahut warga.

Dikonfirmasi Awak Media, Kepala Desa Talang Rendah Gunawan saat ini tidak berada di tempat. Dicoba melalui hubungan telpon dengan nomor 0852-××××-××09 juga tidak ada direspon hingga berita ini diturunkan.

Dengan demikian masyarakat berharap, pejabat berwenang baik itu Inspektorat Kabupaten Bengkulu Utara yang merupakan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan pejabat lainya, untuk segera memeriksa ataupun memangil Kepala Desa Talang Rendah Kecamatan Hulu Palik yang diduga telah melalukan tindak pidana penyimpangan korupsi. (Jonbew)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *