Kearifan lokal Desa,Sekjen Kemendes Hadiri GTTGN Ke-21 Bengkulu

BENGKULU.TUBARSNEWS.COM – Dalam rangka Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional Ke-21 tahun 2019. Dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi (PDTT) Anwar Sanusi yang diadakan diBalai Raya Semarak Kota Bengkulu.

GTTGN merupakan perhelatan tingkat nasional yang bisa menjadi instrumen bagi inovator untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa melalui berbagai temuan yang berbasis dengan kearifan lokal.

Dalam sambutannya Anwar Sanusi menjelaskan bahwa telah banyak temuan teknologi tepat guna yang telah diaplikasikan di daerah pedesaan.

“Gelar Teknologi Tepat Guna ini sudah berlangsung selama 21 tahun. Tentunya dalam kurun waktu yang sangat panjang ini, kita sudah banyak menghasilkan aneka teknologi tepat guna yang bisa dihasilkan dan juga diaplikasikan ditingkat pedesaan,” kata Anwar Sanusi dalam sambutannya.

Oleh karena itu Kemendes dalam hal ini, berupaya mengkapitalisasi berbagai kegiatan dan mengadakan suatu program yang terkait dengan optomalisasi penggunaan dana desa, yang dikenal dengan Program Inovasi Desa.

“Saat ini, telah hadir sekitar 23 rb aneka inovasi-inovasi yang lahir di Pedesaan, inovasi yang terkait dengan kewirausahaan desa, inovasi yang terkait pengembangan SDM desa, inovasi yang terkait dengan tata kelola pemerintahan, inovasi yang terkait dengan infrastruktur,” Tegas Anwar Sanusi.

“Tentunya atas nama Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi, kami mengucapkan ribuan Terima kasih atas dukungan yang tiada bertepi dari Bapak Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah untuk terselenggaranya kegiatan ini,” Sambung Anwar Sanusi

“Kami yakin, apa yang secara bersama-sama besok kita lihat. Ini adalah sebuah ekspose bahwa kita sudah bergerak untuk kebangkitan desa serta untuk menuju bagaimana mewujudkan kesejahteraan masyarakat pedesaan,” tutup Anwar Sanusi  dalam sambutannya. (Jonbew).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *