Sabtu, Oktober 23
Shadow

Bengkulu Utara Terkonfirmasi Covid-19 Total 1.216 Kasus

BENGKULU UTARA.TUBARSNEWS.COM – Hanya berselang sehari, angka kasus pasien terkonfrimasi positif Covid-19 di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) kembali bertambah. Dimana, Minggu (18/7) ada sebnayak 23 tambahan kasus baru, sehingga total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten BU menjadi 1.216 kasus. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Tim Juru Bicara Covid-19 Kabupaten BU Ujang Ismail SKM MPH pada press rilisnya, Minggu (18/7).

“Ya, hari ini ada 23 tamabahn kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kita saat ini menjadi 1.216 kasus,”kata Ujang.

Ditambahkannya, bahwa bila dari data rilis Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu, di Kabupaten BU ada tambahan sebnayak 49 kasus. Namun dengan adanya kendala sistem, sehingga pihaknya hanya bisa merilis sebnayak 23 kasus dan 26 kasus masih dalam proses pendataan.

“Karena ada kendala sistem, jadi kita hanya dapat merilis 23 dan sisanya masih dalam proses pendataan,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Ujang pun menyampaikan selain ada tambahan kasus baru, untuk kasus sembuh juga mengalami penambahan yakni sebnayak 17 kasus, sehingga total kasus sembuh saat ini berjumlah 972 kasus dan hal ini membuat kasus aktof kita juga mengalami penambahan yakni saat ini sebnayak 207 kasus aktif yang saat ini sedang menjalankan isolasi baik mandiri maupun di rumah sakit. Sedangkan untuk kasus meninggal dunia saat ini belum ada penambahan masih diangka 37 kasus.

“Selain tambahan kasus baru, hari ini ada 17 pasien yang telah dinyatakan sembuh sehingga total kasus sembih saat ini diangka 972 kasus,”sampainya.

Tidak lupa dirinya juga menuturkan, bahwa dengan terusnya adanya penambahan kasus, selaku tim Satgas Covid-19 dirinya berharap betul kepada masyarakat untuk selalu waspada serta tetap taat dengan prokes yakni 3 M. Karena untuk kasus covid-19 ini belum tahu akan berakhir dan kasusnya pun kian hari cenderung selalu meningkat.

“Kita harap kepada masyarakat selalu tetap waspada dan dapat benar-benar menerapkan prokes secara ketat, karena kasus ini kian hari kian meningkat dan belum tahu kapan berakhir, “pungkasnya.(Jonbew)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *